Kesalahan Pada Penulisan Awalan Di, Berbahasa Indonesia Yang Benar

| March 7, 2017 | 0 Comments

Jujur saja nih ya, kemampuan berbahasa Indonesia masyarakat sekarang ini, semakin lama semakin parah. Salah satunya adalah belakangan semakin banyak yang salah dalam penempatan “di” pada sebuah kata. Yuk belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar agar terhindar dari kesalahan pada penulisan awalan di.

Kesalahan Pada Penulisan Awalan Di

Awalan di- pada suatu kata di dalam bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai pembentuk kata kerja (verba) pasif serta berkaitan dengan bentuk aktifnya yang dibentuk dengan menggunakan awalan me-, contoh “dimasak” dan “memasak”. Penggunaan awalan di- sejatinya tidak mengalami perubahan bentuk sejak awal. Disini akan coba kita bahas tentang bagaimana kesalahan pada penulisan awalan di- yang cukup umum kita temui.

 

Bentuk kesalahan penulisan yang tidak jarang terjadi adalah kekeliruan dalam penulisan di- sebagai awalan yang seharusnya ditulis serangkai dan penulisan di- sebagai kata depan (preposisi) sebagai penunjuk tempat yang seharusnya ditulis secara terpisah. Contohnya “dibeli” bukan “di beli” dan “di bawah” bukan “dibawah”. Cara yang cukup mudah untuk memisahkan fungsi keduanya adalah dengan melihat jenis kata apa yang terbentuk.

 

Jika kata-kata tersebut membentuk kata kerja pasif, berarti harus ditulis serangkai (tidak terpisah) dan jika menjadi penunjuk tempat atau lokasi, barulah itu berarti harus ditulis secara terpisah.

 

Contoh penggunaan awalan di- yang membentuk kata kerja pasif:

  • Dijual
  • Diubah
  • Dibeli
  • Dipilih
  • Dipukul
  • Dipakai
  • Disiram
  • Ditulis
  • Dimasak
  • Dipisah

 

Contoh penggunaan awalan di- yang menjadi penunjuk suatu tempat atau lokasi:

  • Di Rumah
  • Di Jalan
  • Di Kamar
  • Di Stasiun
  • Di Bawah
  • Di Lemari
  • Di Wajan
  • Di Kolam
  • Di Mobil
  • Di lapangan

 

Awalan di- itu sendiri pada dasarnya memiliki makna:

  1. dikenai tindakan: dimasak; ditinju; didengar; diguyur
  2. dikenai dengan: diparang; digunting; digergaji
  3. dibuat atau dijadikan: dibalado; dioseng; dipepes
  4. diberi atau dilengkapi dengan: dicat; ditugasi; dipagari

 

Nah sudah jelas khan sekarang bagaimana membedakan cara penggunaan awalan di- pada suatu kata, mana yang serangkai dan mana yang terpisah. Jangan sampai ada lagi yah kesalahan pada penulisan awalan di- 😉

Tags: ,

Category: Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan

About the Author ()

Internet Marketer, Affiliate Marketing, Synergy Worldwide Independent Distributor, Arminareka Perdana Business Partner

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Say NO to Plagiarism! Please write your own article!
%d bloggers like this: