Perilaku Atau Kebiasaan Buruk Dalam Bersosial Media

| March 18, 2017 | 0 Comments

perilaku atau kebiasaan buruk dalam bersosial mediaSosial media adalah hal yang menyenangkan, tetapi banyak orang yang belum terlalu paham beretika ketika menggunakannya. Apa saja perilaku atau kebiasaan buruk dalam bersosial media bagi pelaku bisnis?

 

perilaku atau kebiasaan buruk dalam bersosial media No 1: Terlalu banyak promosi

Posting terlalu banyak hal yang membosankan, berulang, atau terlalu fokus pada promosi dagangan atau bisnis. Dengan begitu orang justru akan berhenti follow account Anda. Usahakan untuk memancing percakapan yang baik dengan follower seperti mengajukan pertanyaan. Dan posting lah hal-hal yang bermanfaat, tidak harus selalu tentang produk Anda.

Untuk mengatasi ini di sosial media, cobalah mengajak follower Anda untuk berpartisipasi dalam thread komentar dan membagikan tips-tips dan informasi yang berguna,

Etika tentang posting di sosial media harus terdiri dari berbagai kombinasi:

  • Sepertiga konten sosial yang mempromosikan bisnis atau produk Anda,
  • Sepertiga konten sosial yang permukaan ide dan berbagi cerita dari para pemimpin pemikiran dalam industri atau bisnis yang berpikiran.
  • Sepertiga konten sosial berdasarkan interaksi pribadi dan membangun merek Anda.

 

perilaku atau kebiasaan buruk dalam bersosial media No 2: Kontent yang kurang interaktif

Terlalu hard sell dengan hanya memposting produk atau bisnis Anda dapat mengganggu audiens/follower Anda.

Jika Anda harus menjual produk dan jasa Anda di sosial media, cobalah menawarkan sesuatu dengan imbalan dan selalu mencampurnya dengan konten yang bermanfaat.

Misalnya, jika Anda memiliki merek pakaian, mengapa tidak mengadakan kontes foto kreatif dengan menggunakan merek pakaian Anda. Dengan imbalan hadiah yang menarik, bisa berupa diskon atau hadiah cuma-cuma

 

perilaku atau kebiasaan buruk dalam bersosial media No 3: Tidak pernah pendengarkan follower Anda

Sebuah komunikasi yang baik adalah tidak bisa berjalan satu sisi. Tetapi ketika menggunakan sosial media untuk berjualan, banyak yang melupakan ini. Banyak penjual yang hanya melakukan posting, tetapi kemudian tidak merespons follower yang bertanya pada kolom komentar. Tanggapi follower Anda, selalu ciptakan suasana yang baik dengan mereka.

 

perilaku atau kebiasaan buruk dalam bersosial media No. 4: Menggunakan robotic respon

Sosial media berasal dari kebutuhan untuk memperkuat, hubungan pribadi manusia secara online. Namun begitu banyak bisnis dan merek yang memberikan respon otomatis. Para audiens dan follower membutuhkan waktu untuk menemukan situs Anda dan kemudian ingin berkomunikasi.

Contoh gampangnya adalah, ketika seseorang menanyakan tentang detail produk yang dijual, Anda hanya copy paste template jawaban yang sudah Anda siapkan, tanpa menambahkan kata-kata yang bersifat personal. Hal ini tentu akan menimbulkan kesan kaku di mata calon konsumen.

Ingat bahwa setiap pengguna sosial media terdiri dari khalayak yang berbeda-beda.

 

perilaku atau kebiasaan buruk dalam bersosial media No. 5: Spamming

Kesalahan yang terakhir sebenarnya yang paling mengganggu, namun sayangnya masih banyak dilakukan terutama oleh para pemula. Jika Anda tidak memperbaiki hal tersebut, bukan konsumen yang Anda dapatkan, justru lama kelamaan account Anda justru akan diblokir oleh banyak orang.

Inilah beberapa pelanggaran yang ingin Anda hindari:

  • Tag masal
  • Posting di grup tertentu dan melanggar ketentuan admin
  • Menggunakan hashtag yang tidak sesuai dengan postingan Anda, hanya untuk menambah like
  • Memposting terus menerus tanpa jeda waktu sehingga memenuhi timeline orang lain
  • Posting konten yang sama secara berulang-ulang

 

Baca juga: Aneka tips seputar Internet Marketing by Widya Ismadi

 

Agar terhindar dari perilaku atau kebiasaan buruk dalam bersosial media bagi pelaku bisnis. Anda harus lebih banyak belajar lagi. SB1M merupakan komunitas internet marketing yang menyediakan materi bagi mereka yang ingin terjun ke dunia bisnis online. Dengan materi yang sangat mudah dipelajari bagi pemula sekalipun, SB1M sudah berkembang sangat pesat sejak didirikan sejak tahun 2013. Yuk klik banner pada website ini, dan bergabung bersama SB1M.

Tags: , ,

Category: Bisnis Online

About the Author ()

Internet Marketer, Affiliate Marketing, Synergy Worldwide Independent Distributor, Arminareka Perdana Business Partner

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Say NO to Plagiarism! Please write your own article!
%d bloggers like this: